KOTA SUKABUMI – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Pelita YNH Kota Sukabumi berlangsung meriah, edukatif, dan penuh tawa. Dengan mengusung tema Sekolah Aman Bencana, siswa baru dikenalkan pada materi kesiapsiagaan bencana melalui metode yang kreatif, salah satunya lewat penampilan cosplay badut yang berhasil mencairkan suasana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menanamkan nilai tangguh dan peduli terhadap bencana sejak hari pertama. Para peserta diajak mengenali jenis-jenis bencana, melakukan simulasi evakuasi mandiri, hingga menyusun peta jalur evakuasi di lingkungan sekolah.

“Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga siap siaga dalam menghadapi situasi darurat,” ujar Muhammad Rijaluddin, Kepala Sekolah SMP Pelita YNH.
Untuk memperkuat materi, sekolah menggandeng PMI Kota Sukabumi yang diwakili oleh Dinar Mochamad, staf pelayanan PMI. Dalam paparannya, Dinar menekankan pentingnya kesadaran risiko bencana sejak usia sekolah.
“Pendidikan kebencanaan bisa disampaikan secara menyenangkan. Salah satunya dengan menghadirkan unsur hiburan seperti cosplay badut agar siswa lebih mudah memahami,” jelasnya.
Kehadiran badut dalam MPLS ini menjadi daya tarik tersendiri. Selain menghibur, badut turut menyisipkan pesan-pesan keselamatan dalam gaya yang lucu dan interaktif, seperti langkah saat menghadapi gempa atau banjir. Anak-anak tampak sangat antusias, tertawa, sekaligus belajar dengan penuh semangat.
“Lucu banget badutnya, tapi aku juga jadi ngerti harus ke mana kalau ada gempa,” ucap salah satu siswa baru.
Dengan kegiatan ini, SMP Pelita YNH menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan bisa dikemas dengan kreatif tanpa mengurangi esensi. Semangat sekolah aman bencana pun diharapkan terus tumbuh bersama generasi muda yang lebih sadar, tangguh, dan peduli lingkungan




