WhatsApp Image 2025 07 28 At 20.15.45

Apresiasi! Pemkot Sukabumi Gelar Kick-Off Gerakan Donor Darah ASN

KOTA SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap isu kemanusiaan dengan menggelar Kick-Off Gerakan Donor Darah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Senin (28/7/2025). Langkah ini mendapat apresiasi luas karena dinilai menjadi terobosan yang inspiratif dalam mendorong budaya donor darah di lingkungan pemerintahan.

Gerakan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dan dihadiri oleh para pimpinan SKPD, camat, lurah se-Kota Sukabumi serta dihadiri juga oleh Pengurus PMI Kota Sukabumi dan Jajaran Staf UDD PMI Kota Sukabumi. Gerakan tersebut menjadi penanda komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya ASN, yang tumbuh dari rasa empati dan tanggung jawab sosial.

Gerakan ini menjadi respons cepat Pemkot terhadap kondisi kekurangan stok darah yang belakangan melanda sejumlah wilayah, termasuk  Kota Sukabumi. Wakil Wali Kota menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti di satu momentum saja, melainkan akan dijadikan gerakan berkelanjutan untuk menumbuhkan budaya donor darah rutin di lingkungan Pemkot.

"Berdasarkan data dari UDD PMI Kota Sukabumi, kebutuhan darah di Kota Sukabumi mencapai sedikitnya 2.000 kantong per bulan, namun jumlah pendonor aktif belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah."ujar Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana.

(Wakil Walikota Sukabumi Bobby Maulana Melakukan Donor Darah dalam rangkaian Kick-Off Donor Darah untuk ASN Kota Sukabumi) Sumber : Diskominfo Kota Sukabumi

Pemkot Sukabumi pun menginstruksikan agar kegiatan donor darah dijadikan agenda rutin setiap instansi, sebagai bagian dari tugas kemanusiaan ASN dan pegawai pemerintahan.

Lebih dari sekadar aksi sosial, donor darah juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonornya. Namun yang lebih utama, adalah nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

“Satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa. Bayangkan jika seluruh ASN di Kota Sukabumi berdonor secara rutin. Betapa banyak jiwa yang bisa kita bantu,” katanya.

Ia berharap budaya donor darah dapat tumbuh dari lingkungan kerja ASN dan menyebar ke masyarakat luas. Menurutnya, ASN tidak hanya hadir untuk melayani birokrasi, tetapi juga menjadi teladan dalam nilai-nilai kemanusiaan.

“Mari jadikan donor darah sebagai budaya ASN Kota Sukabumi. Budaya yang menunjukkan bahwa kita hadir bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk memberi harapan hidup bagi orang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan PMI sangat penting dalam menjawab kebutuhan darah di rumah sakit.

“Atas nama Kemanusiaan, Kami apresiasi Pemkot Sukabumi yang proaktif dan mengajak ASN untuk terlibat langsung mendonorkan darahnya untuk pasen pasen yang saat ini membutuhan di Rumah Sakit,” ujarnya

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye kemanusiaan yang lebih luas, sejalan dengan nilai-nilai ASN sebagai pelayan publik yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga hadir dalam persoalan sosial dan kemanusiaan.

Dengan langkah ini, Pemkot Sukabumi patut diapresiasi sebagai pelopor gerakan donor darah ASN di tingkat daerah, dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Indonesia.

Apresiasi! Pemkot Sukabumi Gelar Kick-Off Gerakan Donor Darah ASN

KOTA SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap isu kemanusiaan dengan menggelar Kick-Off Gerakan Donor Darah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Senin (28/7/2025). Langkah ini mendapat apresiasi luas karena dinilai menjadi terobosan yang inspiratif dalam mendorong budaya donor darah di lingkungan pemerintahan.

Gerakan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dan dihadiri oleh para pimpinan SKPD, camat, lurah se-Kota Sukabumi serta dihadiri juga oleh Pengurus PMI Kota Sukabumi dan Jajaran Staf UDD PMI Kota Sukabumi. Gerakan tersebut menjadi penanda komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya ASN, yang tumbuh dari rasa empati dan tanggung jawab sosial.

Gerakan ini menjadi respons cepat Pemkot terhadap kondisi kekurangan stok darah yang belakangan melanda sejumlah wilayah, termasuk  Kota Sukabumi. Wakil Wali Kota menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti di satu momentum saja, melainkan akan dijadikan gerakan berkelanjutan untuk menumbuhkan budaya donor darah rutin di lingkungan Pemkot.

“Berdasarkan data dari UDD PMI Kota Sukabumi, kebutuhan darah di Kota Sukabumi mencapai sedikitnya 2.000 kantong per bulan, namun jumlah pendonor aktif belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.”ujar Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana.

(Wakil Walikota Sukabumi Bobby Maulana Melakukan Donor Darah dalam rangkaian Kick-Off Donor Darah untuk ASN Kota Sukabumi) Sumber : Diskominfo Kota Sukabumi

Pemkot Sukabumi pun menginstruksikan agar kegiatan donor darah dijadikan agenda rutin setiap instansi, sebagai bagian dari tugas kemanusiaan ASN dan pegawai pemerintahan.

Lebih dari sekadar aksi sosial, donor darah juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonornya. Namun yang lebih utama, adalah nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

“Satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa. Bayangkan jika seluruh ASN di Kota Sukabumi berdonor secara rutin. Betapa banyak jiwa yang bisa kita bantu,” katanya.

Ia berharap budaya donor darah dapat tumbuh dari lingkungan kerja ASN dan menyebar ke masyarakat luas. Menurutnya, ASN tidak hanya hadir untuk melayani birokrasi, tetapi juga menjadi teladan dalam nilai-nilai kemanusiaan.

“Mari jadikan donor darah sebagai budaya ASN Kota Sukabumi. Budaya yang menunjukkan bahwa kita hadir bukan hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk memberi harapan hidup bagi orang lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumowiryo mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan PMI sangat penting dalam menjawab kebutuhan darah di rumah sakit.

“Atas nama Kemanusiaan, Kami apresiasi Pemkot Sukabumi yang proaktif dan mengajak ASN untuk terlibat langsung mendonorkan darahnya untuk pasen pasen yang saat ini membutuhan di Rumah Sakit,” ujarnya

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye kemanusiaan yang lebih luas, sejalan dengan nilai-nilai ASN sebagai pelayan publik yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga hadir dalam persoalan sosial dan kemanusiaan.

Dengan langkah ini, Pemkot Sukabumi patut diapresiasi sebagai pelopor gerakan donor darah ASN di tingkat daerah, dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Indonesia.

Scroll to Top