KOTA SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi merilis laporan bulanan terkait pelayanan kemanusiaan dan kegiatan organisasi sepanjang bulan Juli 2025.
Dalam bidang penanggulangan bencana, PMI merespons berbagai kejadian seperti distribusi 15 paket hygiene kit untuk 10 KK, serta respon kebakaran. Selain itu, dilakukan distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter dan sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di empat sekolah.
Dalam bidang pengembangan Unit Donor Darah (UDD), PMI mencatat pelaksanaan 22 titik mobile unit donor darah dan kick off donor darah ASN Pemerintah Kota Sukabumi, menyusul terbitnya surat edaran Wali Kota Sukabumi mengenai pelaksanaan donor darah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Sementara itu, bidang pelayanan kesehatan (Yankes). Permintaan pelayanan pertolongan pertama (PP) juga menjadi salah satu aktivitas dominan, meliputi tiga kali pendampingan tim medis PP dalam event masyarakat, satu kali dalam event futsal, serta delapan kali layanan ambulans rujukan. PMI juga menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi pertolongan pertama.
Pada bidang SDM dan relawan, PMI turut menghadiri kegiatan silaturahmi relawan kebencanaan yang diadakan oleh Pemkab Sukabumi melalui BPBD, sebagai bagian dari penguatan jejaring dan motivasi relawan. Dalam kesempatan ini, PMI Kota Sukabumi juga mendapatkan penghargaan dari Bupati Sukabumi atas kontribusi dan partisipasi dalam operasi tanggap darurat bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Sementara di bidang kerja sama dan kemitraan, PMI mendukung penerbitan kebijakan daerah dalam mendorong partisipasi ASN dalam aksi kemanusiaan, khususnya terkait donor darah.
Bidang organisasi juga melaporkan partisipasi dalam upacara HUT Bhayangkara ke-79, pelaksanaan rapat pengurus rutin sebanyak lima kali, serta satu kali audiensi dengan Wali Kota Sukabumi. PMI juga menerima kunjungan studi banding dari PMI Kabupaten Bandung.
Untuk bidang diklat dan pelayanan sosial, PMI secara konsisten dan rutin setiap bulannya mengadakan santunan anak yatim kepada 50 penerima manfaat, serta mengirim relawan mengikuti pelatihan perawatan keluarga di PMI Kabupaten Bekasi.
Secara umum, dalam bidang kehumasan, PMI Kota Sukabumi juga aktif menyampaikan informasi publik melalui 20 unggahan media sosial dan 25 pemberitaan media daring, yang turut mendukung transparansi dan edukasi kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas lembaga.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan konsistensi PMI dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan masyarakat serta memperkuat peran organisasi dalam pelayanan yang profesional, responsif, dan inklusif.
Meski dengan segala keterbatasan yang ada, PMI Kota Sukabumi terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk komitmen lembaga kemanusiaan saat ini. Untuk itu, dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan demi keberlanjutan pelayanan kemanusiaan ke depan.




