WhatsApp Image 2025 12 04 At 21.11.22 (2)

PMI Kota Sukabumi Respon Cuaca Ekstrem yang Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi

KOTA SUKABUMI- Cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Sukabumi pada Kamis (4/12/2025) memicu rentetan kejadian bencana alam di berbagai wilayah. Berdasarkan kompilasi data dari BPBD Kota Sukabumi hingga pukul 18.01 WIB, tercatat sedikitnya 20 titik bencana muncul secara hampir bersamaan. Kejadian tersebut meliputi banjir limpasan, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang mengganggu mobilitas warga.

Data sementara mencatat wilayah banjir cukup meluas di sejumlah kelurahan seperti Warudoyong, Gedong Panjang, Cipanengah, Jayamekar, Baros, Cikundul, Limusnunggal, Babakan, hingga Lembursitu. Selain banjir, satu insiden tanah longsor dilaporkan terjadi di RW 02 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong. Dua kejadian pohon tumbang juga terdata di Jl Lingkar Selatan Kelurahan Cibeureum Hilir serta di Bojongloa Wetan Kelurahan Situmekar.

Merespons kondisi tersebut, PMI Kota Sukabumi menerjunkan Relawan ke lapangan untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Beberapa lokasi yang mendapatkan respon langsung PMI meliputi depan Perum Purnawira Asri Kelurahan Cipanengah, Kawasan Agro Wisata Cikundul, Kampung Lembur Cukang Kelurahan Cipanengah, Kampung Bojong Loa Kelurahan Situ Mekar, serta Kampung Pangkalan RW 7 Kelurahan Sudajaya Hilir.

Sejak pukul 16.00 hingga 19.15 WIB, Relawan PMI membantu BPBD melakukan assessment cepat, penyiagaan ambulans, pembersihan material yang menyumbat aliran air, serta koordinasi intensif dengan leading sector guna memastikan langkah-langkah penanganan berjalan efektif.

PMI Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk menjaga kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di wilayah rendah dan dekat aliran sungai. Kebersihan saluran air, pengawasan lingkungan sekitar, dinilai menjadi langkah penting dalam mengurangi dampak bencana.

PMI Kota Sukabumi Respon Cuaca Ekstrem yang Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi

KOTA SUKABUMI- Cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Sukabumi pada Kamis (4/12/2025) memicu rentetan kejadian bencana alam di berbagai wilayah. Berdasarkan kompilasi data dari BPBD Kota Sukabumi hingga pukul 18.01 WIB, tercatat sedikitnya 20 titik bencana muncul secara hampir bersamaan. Kejadian tersebut meliputi banjir limpasan, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang mengganggu mobilitas warga.

Data sementara mencatat wilayah banjir cukup meluas di sejumlah kelurahan seperti Warudoyong, Gedong Panjang, Cipanengah, Jayamekar, Baros, Cikundul, Limusnunggal, Babakan, hingga Lembursitu. Selain banjir, satu insiden tanah longsor dilaporkan terjadi di RW 02 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong. Dua kejadian pohon tumbang juga terdata di Jl Lingkar Selatan Kelurahan Cibeureum Hilir serta di Bojongloa Wetan Kelurahan Situmekar.

Merespons kondisi tersebut, PMI Kota Sukabumi menerjunkan Relawan ke lapangan untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Beberapa lokasi yang mendapatkan respon langsung PMI meliputi depan Perum Purnawira Asri Kelurahan Cipanengah, Kawasan Agro Wisata Cikundul, Kampung Lembur Cukang Kelurahan Cipanengah, Kampung Bojong Loa Kelurahan Situ Mekar, serta Kampung Pangkalan RW 7 Kelurahan Sudajaya Hilir.

Sejak pukul 16.00 hingga 19.15 WIB, Relawan PMI membantu BPBD melakukan assessment cepat, penyiagaan ambulans, pembersihan material yang menyumbat aliran air, serta koordinasi intensif dengan leading sector guna memastikan langkah-langkah penanganan berjalan efektif.

PMI Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk menjaga kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di wilayah rendah dan dekat aliran sungai. Kebersihan saluran air, pengawasan lingkungan sekitar, dinilai menjadi langkah penting dalam mengurangi dampak bencana.

Scroll to Top