KOTA SUKABUMI- Gelak tawa dan rasa ingin tahu mewarnai kegiatan edukasi siaga bencana yang diikuti anak-anak dari tiga Kelompok Bermain (KB) di Kecamatan Warudoyong, yakni KB Nurul Wathon, KB Doa Bangsa, dan KB Yohannur Mujib. Sebagai lembaga yang berada di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), para peserta didik ini diajak belajar sambil bermain tentang kesiapsiagaan bencan dan layanan kemanusiaan.
Beragam materi diberikan kepada anak-anak, mulai dari latihan perlindungan diri saat terjadi gempa bumi, pengenalan langkah dasar pertolongan pertama, edukasi donor darah sejak dini, hingga melihat langsung isi ambulans dan perlengkapan medis di dalamnya. Semua kegiatan dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak usia dini.


Keseruan semakin terasa ketika sosok cosplay badut yang menjadi ikon siaga bencana muncul dan menyapa anak-anak. Kehadiran badut ini membuat suasana semakin hidup. Ia berperan memperagakan cara berlindung saat gempa, mengajak anak-anak mengikuti gerakan sederhana, sekaligus menghibur mereka dengan aksi-aksi lucu yang membuat para peserta tertawa lepas.
Badut tersebut juga membantu petugas dalam menyampaikan pesan penting mengenai keselamatan, namun dengan pendekatan yang lebih ceria dan ramah anak. Setiap kali badut memberikan contoh gerakan, anak-anak dengan antusias menirukannya, menciptakan momen belajar yang menyenangkan sekaligus efektif.


Pada sesi pengenalan ambulans, anak-anak berbaris rapi untuk masuk melihat peralatan medis. Sorak kagum terdengar ketika sirine ambulans dinyalakan, menambah pengalaman berkesan bagi mereka. Para guru pendamping menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menanamkan nilai kesiapsiagaan, kepedulian, dan keberanian sejak usia dini.
Melalui pendekatan kreatif dan penuh kegembiraan, kegiatan edukasi ini diharapkan mampu memperkenalkan konsep kebencanaan dan kemanusiaan secara positif, membangun karakter anak agar peduli dan tanggap terhadap lingkungan sekitarnya.
Program ini merupakan inisiasi yang digagas oleh PMI kota Sukabumi bersama Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (Hmpaudi) Kota sukabumi yang dilaksanakan secara keberlanjutan dengan menyasar Kelompok Bermain (KB) dan Satuan Paud Sejenis (SPS) Se- Kota Sukabumi




