WhatsApp Image 2025 12 27 At 09.09.19 (1)

Apa Saja yang Sudah Dicapai PMI Kota Sukabumi di 2025? Ini Paparannya

KOTA SUKABUMI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi memaparkan capaian program kerja tahun 2025 dalam Musyawarah Kerja (Musker) yang digelar bersama jajaran pengurus, PMI kecamatan se-Kota Sukabumi, relawan, staf markas, Unit Donor Darah (UDD), serta stakeholder terkait. Pemaparan capaian disampaikan langsung oleh masing-masing ketua bidang sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan sinergi organisasi ke depan.

Ketua Bidang Organisasi PMI Kota Sukabumi, Ece Suhendra, menyampaikan bahwa sepanjang 2025 organisasi PMI terus diperkuat melalui berbagai agenda strategis.

“Bidang Organisasi fokus pada penguatan kelembagaan dan koordinasi. Rangkaian HUT PMI ke-80, partisipasi Munas PMI Pusat, Musker PMI Provinsi Jawa Barat, serta keikutsertaan dalam rakor, FGD, dan musyawarah PMI kabupaten/kota menjadi bagian dari upaya menyelaraskan gerak organisasi di semua tingkatan,” ujar Ece.

Ia menegaskan Musker menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi seluruh unsur PMI agar bergerak lebih efektif dan terarah.

Ketua Bidang Humas dan PSD, Isra Januar Giu, menjelaskan bahwa optimalisasi media menjadi fokus utama di tahun 2025.

“Kami mendorong keterbukaan informasi melalui optimalisasi website dan media sosial PMI Kota Sukabumi. Produksi rilis kegiatan dilakukan secara konsisten untuk mendukung transparansi dan meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.

Kedepan, Humas PMI berkomitmen memperkuat strategi konten agar jangkauan komunikasi semakin luas.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Imran Whardani, menyampaikan bahwa PMI Kota Sukabumi aktif dalam edukasi dan respon kebencanaan.

“Kami melaksanakan sosialisasi kesiapsiagaan bencana, edukasi SPAB untuk anak usia dini, peringatan Bulan PRB yang inklusif bersama penyandang disabilitas, serta respon tanggap darurat dan distribusi logistik, mobilisasi Relawaan dalam tanggap darurat bencana diberbagai wilayah seperti Respon TDB Aceh dan Sumatera” jelasnya.

Ketua Bidang SDM dan Relawan, Desay Rachmawati, mengakui bahwa capaian bidangnya masih perlu ditingkatkan.

“Meski belum seluruh program terlaksana, kami berhasil melaksanakan TOF Pembina PMR dan Fasilitator PMR serta Jumbara PMR tingkat Kota Sukabumi. Ini menjadi modal penting dalam pembinaan relawan muda PMI,” ujarnya.

Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Lulis Delawati, menyampaikan bahwa layanan kesehatan menjadi salah satu capaian konsisten PMI Kota Sukabumi. “Pelayanan Pos Pertolongan Pertama dan ambulans berjalan baik, khususnya pada kegiatan PHBN, siaga hari besar keagamaan, dan berbagai event masyarakat,” jelas dr. Lulis.

Ketua Bidang Diklat dan Pelayanan Sosial, Suherman, menuturkan bahwa PMI Kota Sukabumi terus memperkuat kapasitas SDM sekaligus kepedulian sosial. “Kami berpartisipasi dalam diklat eksternal bersama mitra, termasuk pelatihan spesialisasi pertolongan pertama dengan AGD 118. Selain itu, santunan rutin anak yatim piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas terus dilaksanakan setiap bulan,” katanya.

Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah, Irawan Danismaya, menyampaikan bahwa fokus UDD adalah peningkatan kualitas layanan. “Penguatan SDM dilakukan melalui pelatihan dan coaching clinic, termasuk pembinaan akreditasi. Koordinasi internal dan kemitraan juga terus diperkuat untuk menjaga mutu layanan darah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan, Fauzi Ahmad, menyebutkan bahwa tahun 2025 PMI Kota Sukabumi mulai memperluas jejaring strategis. “Kami telah menjalin kerja sama dengan IPB University dalam bidang penelitian dan riset hidrometeorologi, serta dengan HIMPAUDI Kota Sukabumi untuk edukasi SPAB anak usia dini,” ungkapnya.

Melalui Musyawarah Kerja ini, PMI Kota Sukabumi berharap seluruh capaian dan evaluasi program dapat menjadi dasar perumusan langkah ke depan yang lebih fokus, realistis, dan berdampak bagi pelayanan kemanusiaan di Kota Sukabumi maupun di tingkat nasional.

Sebagai penutup, Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung PMI Kota Sukabumi, baik pemerintah daerah, mitra kerja, relawan, donatur, maupun masyarakat. Di tengah berbagai keterbatasan anggaran, PMI Kota Sukabumi tetap berupaya menjaga komitmen dan konsistensi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Adapun terkait rencana dan penguatan program ke depan, hal tersebut akan dibahas dan disusun secara lebih mendalam melalui Rapat Kerja (Raker) PMI Kota Sukabumi Tahun 2026, sebagai upaya merumuskan langkah strategis yang lebih terarah, realistis, dan berkelanjutan.

Apa Saja yang Sudah Dicapai PMI Kota Sukabumi di 2025? Ini Paparannya

KOTA SUKABUMI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi memaparkan capaian program kerja tahun 2025 dalam Musyawarah Kerja (Musker) yang digelar bersama jajaran pengurus, PMI kecamatan se-Kota Sukabumi, relawan, staf markas, Unit Donor Darah (UDD), serta stakeholder terkait. Pemaparan capaian disampaikan langsung oleh masing-masing ketua bidang sebagai bentuk evaluasi sekaligus penguatan sinergi organisasi ke depan.

Ketua Bidang Organisasi PMI Kota Sukabumi, Ece Suhendra, menyampaikan bahwa sepanjang 2025 organisasi PMI terus diperkuat melalui berbagai agenda strategis.

“Bidang Organisasi fokus pada penguatan kelembagaan dan koordinasi. Rangkaian HUT PMI ke-80, partisipasi Munas PMI Pusat, Musker PMI Provinsi Jawa Barat, serta keikutsertaan dalam rakor, FGD, dan musyawarah PMI kabupaten/kota menjadi bagian dari upaya menyelaraskan gerak organisasi di semua tingkatan,” ujar Ece.

Ia menegaskan Musker menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi seluruh unsur PMI agar bergerak lebih efektif dan terarah.

Ketua Bidang Humas dan PSD, Isra Januar Giu, menjelaskan bahwa optimalisasi media menjadi fokus utama di tahun 2025.

“Kami mendorong keterbukaan informasi melalui optimalisasi website dan media sosial PMI Kota Sukabumi. Produksi rilis kegiatan dilakukan secara konsisten untuk mendukung transparansi dan meningkatkan kepercayaan publik,” ungkapnya.

Kedepan, Humas PMI berkomitmen memperkuat strategi konten agar jangkauan komunikasi semakin luas.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Imran Whardani, menyampaikan bahwa PMI Kota Sukabumi aktif dalam edukasi dan respon kebencanaan.

“Kami melaksanakan sosialisasi kesiapsiagaan bencana, edukasi SPAB untuk anak usia dini, peringatan Bulan PRB yang inklusif bersama penyandang disabilitas, serta respon tanggap darurat dan distribusi logistik, mobilisasi Relawaan dalam tanggap darurat bencana diberbagai wilayah seperti Respon TDB Aceh dan Sumatera” jelasnya.

Ketua Bidang SDM dan Relawan, Desay Rachmawati, mengakui bahwa capaian bidangnya masih perlu ditingkatkan.

“Meski belum seluruh program terlaksana, kami berhasil melaksanakan TOF Pembina PMR dan Fasilitator PMR serta Jumbara PMR tingkat Kota Sukabumi. Ini menjadi modal penting dalam pembinaan relawan muda PMI,” ujarnya.

Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Lulis Delawati, menyampaikan bahwa layanan kesehatan menjadi salah satu capaian konsisten PMI Kota Sukabumi. “Pelayanan Pos Pertolongan Pertama dan ambulans berjalan baik, khususnya pada kegiatan PHBN, siaga hari besar keagamaan, dan berbagai event masyarakat,” jelas dr. Lulis.

Ketua Bidang Diklat dan Pelayanan Sosial, Suherman, menuturkan bahwa PMI Kota Sukabumi terus memperkuat kapasitas SDM sekaligus kepedulian sosial. “Kami berpartisipasi dalam diklat eksternal bersama mitra, termasuk pelatihan spesialisasi pertolongan pertama dengan AGD 118. Selain itu, santunan rutin anak yatim piatu, dhuafa, dan penyandang disabilitas terus dilaksanakan setiap bulan,” katanya.

Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah, Irawan Danismaya, menyampaikan bahwa fokus UDD adalah peningkatan kualitas layanan. “Penguatan SDM dilakukan melalui pelatihan dan coaching clinic, termasuk pembinaan akreditasi. Koordinasi internal dan kemitraan juga terus diperkuat untuk menjaga mutu layanan darah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan, Fauzi Ahmad, menyebutkan bahwa tahun 2025 PMI Kota Sukabumi mulai memperluas jejaring strategis. “Kami telah menjalin kerja sama dengan IPB University dalam bidang penelitian dan riset hidrometeorologi, serta dengan HIMPAUDI Kota Sukabumi untuk edukasi SPAB anak usia dini,” ungkapnya.

Melalui Musyawarah Kerja ini, PMI Kota Sukabumi berharap seluruh capaian dan evaluasi program dapat menjadi dasar perumusan langkah ke depan yang lebih fokus, realistis, dan berdampak bagi pelayanan kemanusiaan di Kota Sukabumi maupun di tingkat nasional.

Sebagai penutup, Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung PMI Kota Sukabumi, baik pemerintah daerah, mitra kerja, relawan, donatur, maupun masyarakat. Di tengah berbagai keterbatasan anggaran, PMI Kota Sukabumi tetap berupaya menjaga komitmen dan konsistensi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Adapun terkait rencana dan penguatan program ke depan, hal tersebut akan dibahas dan disusun secara lebih mendalam melalui Rapat Kerja (Raker) PMI Kota Sukabumi Tahun 2026, sebagai upaya merumuskan langkah strategis yang lebih terarah, realistis, dan berkelanjutan.

Scroll to Top