WhatsApp Image 2025 12 29 At 21.02.44

Cuaca Ekstrem Landa Kota Sukabumi, Longsor dan Rumah Roboh Terjadi di Sejumlah Titik

KOTA SUKABUMI — Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas lebat melanda wilayah Kota Sukabumi sejak siang hingga sore hari, Senin (29/12/2025). Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah kejadian bencana di beberapa titik, di antaranya tanah longsor dan rumah roboh, serta kerusakan bangunan milik warga.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam tiga hari terakhir wilayah Kota Sukabumi telah memasuki status peringatan dini cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertugas di Posko Terpadu Pelayanan Nataru Gedung Juang langsung melakukan respon cepat pada Senin (29/12/2025) mulai pukul 16.30 hingga 20.25 WIB.

Adapun lokasi kejadian meliputi Jl. Babakan Bandung RT 03/04, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, kejadian tanah longsor, Jl. Proklamasi Cikundul RT 02/04, Kelurahan Cikundul, kejadian atap rumah warga yang lapuk dan Kampung Nanggerang RT 02/17, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, kejadian rumah roboh.

Dalam penanganan tersebut, PMI Kota Sukabumi langsung memberikan bantuan darurat berupa paket bantuan kepada warga terdampak rumah roboh. Selain itu, personel gabungan melakukan asesmen kondisi lapangan, membantu pembersihan material bangunan, serta koordinasi dengan leading sector guna memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD Kota Sukabumi, PMI Kota Sukabumi, PAMAPTA Polres Sukabumi Kota, Pramuka Peduli Kota Sukabumi, pihak kelurahan setempat, Babinsa dan Polsek setempat, RT/RW, serta warga masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan korban jiwa. Namun, kerugian materi dialami oleh warga terdampak akibat rumah roboh dan kerusakan bangunan lainnya. Personel gabungan masih terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

PMI Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat setempat atau posko pelayanan terdekat apabila terjadi kejadian darurat di lingkungan masing-masing.

Cuaca Ekstrem Landa Kota Sukabumi, Longsor dan Rumah Roboh Terjadi di Sejumlah Titik

KOTA SUKABUMI — Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas lebat melanda wilayah Kota Sukabumi sejak siang hingga sore hari, Senin (29/12/2025). Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah kejadian bencana di beberapa titik, di antaranya tanah longsor dan rumah roboh, serta kerusakan bangunan milik warga.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam tiga hari terakhir wilayah Kota Sukabumi telah memasuki status peringatan dini cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertugas di Posko Terpadu Pelayanan Nataru Gedung Juang langsung melakukan respon cepat pada Senin (29/12/2025) mulai pukul 16.30 hingga 20.25 WIB.

Adapun lokasi kejadian meliputi Jl. Babakan Bandung RT 03/04, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, kejadian tanah longsor, Jl. Proklamasi Cikundul RT 02/04, Kelurahan Cikundul, kejadian atap rumah warga yang lapuk dan Kampung Nanggerang RT 02/17, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, kejadian rumah roboh.

Dalam penanganan tersebut, PMI Kota Sukabumi langsung memberikan bantuan darurat berupa paket bantuan kepada warga terdampak rumah roboh. Selain itu, personel gabungan melakukan asesmen kondisi lapangan, membantu pembersihan material bangunan, serta koordinasi dengan leading sector guna memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BPBD Kota Sukabumi, PMI Kota Sukabumi, PAMAPTA Polres Sukabumi Kota, Pramuka Peduli Kota Sukabumi, pihak kelurahan setempat, Babinsa dan Polsek setempat, RT/RW, serta warga masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, tidak terdapat laporan korban jiwa. Namun, kerugian materi dialami oleh warga terdampak akibat rumah roboh dan kerusakan bangunan lainnya. Personel gabungan masih terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi.

PMI Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat setempat atau posko pelayanan terdekat apabila terjadi kejadian darurat di lingkungan masing-masing.

Scroll to Top