WhatsApp Image 2026-04-02 at 22.14.45 (1)

Edukasi Bencana Sejak Dini Jadi Kebutuhan, PAUD Fatimatuzahra Gelar Sosialisasi SPAB

Kota Sukabumi – Kesadaran akan pentingnya edukasi kebencanaan sejak usia dini kini semakin dipandang sebagai kebutuhan mendesak di lingkungan satuan pendidikan. Tidak hanya sebagai pengetahuan tambahan, namun juga sebagai bekal dasar dalam membentuk karakter anak yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekitar.

Hal tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diinisiasi oleh PAUD Fatimatuzahra, yang berlokasi di Jalan Caringin Ngumbang. Kegiatan ini digelar pada Rabu, Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 45 siswa PAUD

Sejak awal kegiatan, suasana tampak penuh semangat dan keceriaan. Para siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias, didampingi oleh para guru dan fasilitator yang menyampaikan materi secara komunikatif, interaktif, serta disesuaikan dengan usia anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah materi penting yang menjadi fondasi dalam membangun kesadaran sejak dini. Materi pertama yang disampaikan adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Selanjutnya, siswa dikenalkan dengan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Materi ini memberikan pemahaman dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan anak-anak saat terjadi situasi darurat, seperti gempa bumi atau kebakaran. Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang menyenangkan, seperti simulasi ringan dan tanya jawab, sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.

Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi pertolongan pertama. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan pada tindakan sederhana yang dapat dilakukan saat terjadi luka ringan atau kondisi darurat, seperti membersihkan luka dan meminta bantuan orang dewasa. Hal ini bertujuan untuk menanamkan rasa kepedulian dan keberanian dalam memberikan pertolongan awal.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian peserta adalah sesi pengenalan ambulans. Para siswa diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung kendaraan ambulans, mengenal fungsi serta peralatan dasar yang ada di dalamnya. Antusiasme anak-anak terlihat saat mereka berinteraksi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar tugas petugas kesehatan dan fungsi ambulans dalam situasi darurat.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan. Melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif, diharapkan nilai-nilai kesiapsiagaan dapat tertanam sejak dini dalam diri anak-anak.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan di tingkat PAUD merupakan langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana di masyarakat. Anak-anak yang telah mendapatkan pemahaman sejak dini diharapkan dapat menjadi agen perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program PMI Kota Sukabumi dalam mewujudkan satuan pendidikan yang aman dari risiko bencana. Dengan adanya sinergi antara lembaga pendidikan, relawan, dan masyarakat, diharapkan kesiapsiagaan terhadap bencana dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Ke depan, PAUD Fatimatuzahra berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif serupa sebagai bagian dari proses pembelajaran. Edukasi kebencanaan bukan hanya tentang menghadapi risiko, tetapi juga tentang membangun karakter, kepedulian, serta kesiapan generasi masa depan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi SPAB ini, diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan, kesehatan, dan kemanusiaan.

Edukasi Bencana Sejak Dini Jadi Kebutuhan, PAUD Fatimatuzahra Gelar Sosialisasi SPAB

Kota Sukabumi – Kesadaran akan pentingnya edukasi kebencanaan sejak usia dini kini semakin dipandang sebagai kebutuhan mendesak di lingkungan satuan pendidikan. Tidak hanya sebagai pengetahuan tambahan, namun juga sebagai bekal dasar dalam membentuk karakter anak yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap keselamatan diri maupun lingkungan sekitar.

Hal tersebut menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diinisiasi oleh PAUD Fatimatuzahra, yang berlokasi di Jalan Caringin Ngumbang. Kegiatan ini digelar pada Rabu, Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 45 siswa PAUD

Sejak awal kegiatan, suasana tampak penuh semangat dan keceriaan. Para siswa mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias, didampingi oleh para guru dan fasilitator yang menyampaikan materi secara komunikatif, interaktif, serta disesuaikan dengan usia anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah materi penting yang menjadi fondasi dalam membangun kesadaran sejak dini. Materi pertama yang disampaikan adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, lingkungan, serta kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Selanjutnya, siswa dikenalkan dengan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Materi ini memberikan pemahaman dasar mengenai potensi bencana di lingkungan sekitar, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan anak-anak saat terjadi situasi darurat, seperti gempa bumi atau kebakaran. Penyampaian materi dilakukan dengan metode yang menyenangkan, seperti simulasi ringan dan tanya jawab, sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.

Tidak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi pertolongan pertama. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan pada tindakan sederhana yang dapat dilakukan saat terjadi luka ringan atau kondisi darurat, seperti membersihkan luka dan meminta bantuan orang dewasa. Hal ini bertujuan untuk menanamkan rasa kepedulian dan keberanian dalam memberikan pertolongan awal.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian peserta adalah sesi pengenalan ambulans. Para siswa diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung kendaraan ambulans, mengenal fungsi serta peralatan dasar yang ada di dalamnya. Antusiasme anak-anak terlihat saat mereka berinteraksi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar tugas petugas kesehatan dan fungsi ambulans dalam situasi darurat.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan. Melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif, diharapkan nilai-nilai kesiapsiagaan dapat tertanam sejak dini dalam diri anak-anak.

Pihak penyelenggara menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan di tingkat PAUD merupakan langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana di masyarakat. Anak-anak yang telah mendapatkan pemahaman sejak dini diharapkan dapat menjadi agen perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program PMI Kota Sukabumi dalam mewujudkan satuan pendidikan yang aman dari risiko bencana. Dengan adanya sinergi antara lembaga pendidikan, relawan, dan masyarakat, diharapkan kesiapsiagaan terhadap bencana dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

Ke depan, PAUD Fatimatuzahra berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif serupa sebagai bagian dari proses pembelajaran. Edukasi kebencanaan bukan hanya tentang menghadapi risiko, tetapi juga tentang membangun karakter, kepedulian, serta kesiapan generasi masa depan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi SPAB ini, diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan, kesehatan, dan kemanusiaan.

Scroll to Top