WhatsApp Image 2026 10 25 At 10.44.28 (2)

PMI Kota Sukabumi Angkat Inovasi ORC dan AWS untuk Memperkuat Peringatan Dini terhadap Ancaman Hidrometeorologi

SERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi mengangkat inovasi teknologi Open River Cam (ORC) dan Automatic Weather Station (AWS) untuk memperkuat sistem peringatan dini terhadap ancaman hidrometeorologi. Hal tersebut diangkat dalam kegiatan sharing session pada rangkaian Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026 yang berlangsung di Kota Serang, Banten, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan bertema “Inovasi Peringatan Dini Bahaya Hidrometeorologi melalui Open River Cam dan Automatic Weather Station di PMI Kota Sukabumi” tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung pemantauan kondisi sungai dan cuaca sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko.

Melalui kegiatan ini, PMI Kota Sukabumi memperkenalkan pengembangan riset ORC dan AWS sebagai inovasi yang mengintegrasikan pemantauan kondisi sungai dengan pengumpulan data meteorologi. Kedua teknologi tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam menyediakan informasi untuk mendukung analisis potensi bahaya hidrometeorologi.

ORC merupakan teknologi pemantauan sungai berbasis kamera yang memungkinkan kondisi sungai diamati secara berkala. Pemantauan visual dapat membantu mengidentifikasi perubahan aliran dan kondisi muka air sungai sebagai salah satu sumber informasi dalam mengantisipasi potensi banjir.

 

Sementara itu, AWS berfungsi mengumpulkan data cuaca secara otomatis melalui sensor yang terpasang, seperti curah hujan dan parameter meteorologi lainnya. Data tersebut dapat digunakan untuk membantu menganalisis kondisi cuaca yang berpotensi memicu bahaya hidrometeorologi.

Integrasi informasi dari ORC dan AWS diharapkan dapat memperkuat proses pemantauan dan analisis kondisi lingkungan. Informasi yang tersedia dapat menjadi bahan pendukung bagi pemangku kepentingan dalam menentukan langkah antisipasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menyusun respons yang sesuai terhadap potensi ancaman.

 

Dalam konteks pengurangan risiko, keberadaan teknologi pemantauan perlu didukung dengan analisis data, mekanisme penyampaian peringatan, koordinasi antarpihak, serta kesiapan masyarakat untuk menindaklanjuti informasi yang diterima. Dengan demikian, sistem peringatan dini tidak hanya berfokus pada pengumpulan data, tetapi juga pada bagaimana informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melindungi masyarakat.

Kegiatan sharing session ini menghadirkan Dewi Aryani, Kasubdiv PRB Markas Pusat PMI; Prof. Dr. Muh. Taufik, S.Si., M.Si., Guru Besar Bidang Hidrologi Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University; serta Dinar Mochamad J, Koordinator Program PMI Kota Sukabumi. Diskusi dimoderatori oleh Yana Maulana dari Japanese Red Cross Society (JRCS).

Pengembangan riset ORC dan AWS di PMI Kota Sukabumi mendapat dukungan dari Palang Merah Amerika (American Red Cross) serta dilaksanakan melalui kolaborasi dengan IPB University. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung pengurangan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

Melalui partisipasi dalam rangkaian Peringatan Bulan PRB 2026, PMI Kota Sukabumi turut mengangkat pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap ancaman hidrometeorologi.

Pengembangan ORC dan AWS juga menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi kemanusiaan, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem peringatan dini yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Momentum Bulan PRB menjadi kesempatan untuk berbagi inovasi, memperluas pengetahuan, dan memperkuat komitmen bersama dalam mengurangi risiko melalui penguatan kapasitas serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

PMI Kota Sukabumi Angkat Inovasi ORC dan AWS untuk Memperkuat Peringatan Dini terhadap Ancaman Hidrometeorologi

SERANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi mengangkat inovasi teknologi Open River Cam (ORC) dan Automatic Weather Station (AWS) untuk memperkuat sistem peringatan dini terhadap ancaman hidrometeorologi. Hal tersebut diangkat dalam kegiatan sharing session pada rangkaian Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026 yang berlangsung di Kota Serang, Banten, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan bertema “Inovasi Peringatan Dini Bahaya Hidrometeorologi melalui Open River Cam dan Automatic Weather Station di PMI Kota Sukabumi” tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung pemantauan kondisi sungai dan cuaca sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko.

Melalui kegiatan ini, PMI Kota Sukabumi memperkenalkan pengembangan riset ORC dan AWS sebagai inovasi yang mengintegrasikan pemantauan kondisi sungai dengan pengumpulan data meteorologi. Kedua teknologi tersebut memiliki peran yang saling melengkapi dalam menyediakan informasi untuk mendukung analisis potensi bahaya hidrometeorologi.

ORC merupakan teknologi pemantauan sungai berbasis kamera yang memungkinkan kondisi sungai diamati secara berkala. Pemantauan visual dapat membantu mengidentifikasi perubahan aliran dan kondisi muka air sungai sebagai salah satu sumber informasi dalam mengantisipasi potensi banjir.

 

Sementara itu, AWS berfungsi mengumpulkan data cuaca secara otomatis melalui sensor yang terpasang, seperti curah hujan dan parameter meteorologi lainnya. Data tersebut dapat digunakan untuk membantu menganalisis kondisi cuaca yang berpotensi memicu bahaya hidrometeorologi.

Integrasi informasi dari ORC dan AWS diharapkan dapat memperkuat proses pemantauan dan analisis kondisi lingkungan. Informasi yang tersedia dapat menjadi bahan pendukung bagi pemangku kepentingan dalam menentukan langkah antisipasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menyusun respons yang sesuai terhadap potensi ancaman.

 

Dalam konteks pengurangan risiko, keberadaan teknologi pemantauan perlu didukung dengan analisis data, mekanisme penyampaian peringatan, koordinasi antarpihak, serta kesiapan masyarakat untuk menindaklanjuti informasi yang diterima. Dengan demikian, sistem peringatan dini tidak hanya berfokus pada pengumpulan data, tetapi juga pada bagaimana informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk melindungi masyarakat.

Kegiatan sharing session ini menghadirkan Dewi Aryani, Kasubdiv PRB Markas Pusat PMI; Prof. Dr. Muh. Taufik, S.Si., M.Si., Guru Besar Bidang Hidrologi Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB University; serta Dinar Mochamad J, Koordinator Program PMI Kota Sukabumi. Diskusi dimoderatori oleh Yana Maulana dari Japanese Red Cross Society (JRCS).

Pengembangan riset ORC dan AWS di PMI Kota Sukabumi mendapat dukungan dari Palang Merah Amerika (American Red Cross) serta dilaksanakan melalui kolaborasi dengan IPB University. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung pengurangan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat.

Melalui partisipasi dalam rangkaian Peringatan Bulan PRB 2026, PMI Kota Sukabumi turut mengangkat pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai salah satu pendekatan untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap ancaman hidrometeorologi.

Pengembangan ORC dan AWS juga menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi kemanusiaan, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan sistem peringatan dini yang lebih adaptif, berbasis data, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Momentum Bulan PRB menjadi kesempatan untuk berbagi inovasi, memperluas pengetahuan, dan memperkuat komitmen bersama dalam mengurangi risiko melalui penguatan kapasitas serta pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Scroll to Top