WhatsApp Image 2025 12 30 At 10.46.36

Bawa Senyum Mereka ke Tempat Wisata, PMI Ajak Anak Yatim Piatu Menikmati Liburan Penuh Makna

SUKABUMI — Tawa dan senyum polos menghiasi kawasan wisata, Senin (29/12/2025). Hari itu terasa berbeda bagi puluhan anak yatim piatu yang mengikuti kegiatan Gathering Humanity Bersama Anak Yatim Piatu yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi. Meski tanpa ayah dan ibu tercinta, mereka diajak menikmati liburan sederhana yang penuh kehangatan dan kasih sayang.

Kegiatan ini menjadi ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang sehari-hari tumbuh dalam keterbatasan. Di tengah suasana alam terbuka, mereka merasakan kebersamaan, perhatian, dan kepedulian dari para relawan PMI yang dengan tulus mendampingi sejak awal hingga akhir kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama. Anak-anak duduk rapi, menundukkan kepala, memanjatkan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Suasana khidmat itu perlahan berubah menjadi hangat saat kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama (mabar). Tawa dan obrolan ringan mengalir, menghapus sekat dan jarak, seolah mereka adalah satu keluarga besar.

Keceriaan semakin terasa ketika anak-anak mulai menikmati berbagai permainan dan fasilitas wisata. Beberapa di antaranya tampak antusias menaiki wahana air dan perahu bebek di danau. Dengan wajah ceria, mereka melambaikan tangan, tertawa lepas, dan menikmati setiap momen kebahagiaan yang jarang mereka rasakan.

Bagi anak-anak tersebut, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi. Liburan ini menjadi pengalaman emosional yang membangun rasa percaya diri, kebersamaan, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran relawan PMI menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kasih sayang mampu menjadi obat bagi luka kehilangan.

Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PMI untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam upaya membangun nilai-nilai kemanusiaan.

“Anak-anak ini berhak merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menghadirkan senyum, harapan, dan semangat baru bagi mereka,” ujar Suranto.

Ia menambahkan, PMI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak. Kolaborasi dan kepedulian masyarakat menjadi kunci agar semakin banyak anak-anak yang bisa merasakan kehangatan dan perhatian.

Di akhir kegiatan, senyum yang terukir di wajah anak-anak menjadi pesan sunyi tentang arti kemanusiaan. Bahwa di tengah kehilangan, masih ada harapan yang tumbuh melalui kebersamaan, kepedulian, dan cinta yang tulus.

PMI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan empati dan berbagi kebahagiaan, karena setiap anak—apa pun latar belakangnya—berhak merasakan masa kecil yang bahagia dan penuh harapan.

Bawa Senyum Mereka ke Tempat Wisata, PMI Ajak Anak Yatim Piatu Menikmati Liburan Penuh Makna

SUKABUMI — Tawa dan senyum polos menghiasi kawasan wisata, Senin (29/12/2025). Hari itu terasa berbeda bagi puluhan anak yatim piatu yang mengikuti kegiatan Gathering Humanity Bersama Anak Yatim Piatu yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi. Meski tanpa ayah dan ibu tercinta, mereka diajak menikmati liburan sederhana yang penuh kehangatan dan kasih sayang.

Kegiatan ini menjadi ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang sehari-hari tumbuh dalam keterbatasan. Di tengah suasana alam terbuka, mereka merasakan kebersamaan, perhatian, dan kepedulian dari para relawan PMI yang dengan tulus mendampingi sejak awal hingga akhir kegiatan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama. Anak-anak duduk rapi, menundukkan kepala, memanjatkan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Suasana khidmat itu perlahan berubah menjadi hangat saat kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama (mabar). Tawa dan obrolan ringan mengalir, menghapus sekat dan jarak, seolah mereka adalah satu keluarga besar.

Keceriaan semakin terasa ketika anak-anak mulai menikmati berbagai permainan dan fasilitas wisata. Beberapa di antaranya tampak antusias menaiki wahana air dan perahu bebek di danau. Dengan wajah ceria, mereka melambaikan tangan, tertawa lepas, dan menikmati setiap momen kebahagiaan yang jarang mereka rasakan.

Bagi anak-anak tersebut, kegiatan ini bukan sekadar rekreasi. Liburan ini menjadi pengalaman emosional yang membangun rasa percaya diri, kebersamaan, dan keyakinan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran relawan PMI menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kasih sayang mampu menjadi obat bagi luka kehilangan.

Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PMI untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam upaya membangun nilai-nilai kemanusiaan.

“Anak-anak ini berhak merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya. Melalui kegiatan sederhana ini, kami ingin menghadirkan senyum, harapan, dan semangat baru bagi mereka,” ujar Suranto.

Ia menambahkan, PMI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan dukungan berbagai pihak. Kolaborasi dan kepedulian masyarakat menjadi kunci agar semakin banyak anak-anak yang bisa merasakan kehangatan dan perhatian.

Di akhir kegiatan, senyum yang terukir di wajah anak-anak menjadi pesan sunyi tentang arti kemanusiaan. Bahwa di tengah kehilangan, masih ada harapan yang tumbuh melalui kebersamaan, kepedulian, dan cinta yang tulus.

PMI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan empati dan berbagi kebahagiaan, karena setiap anak—apa pun latar belakangnya—berhak merasakan masa kecil yang bahagia dan penuh harapan.

Scroll to Top