Pidie Jaya – Terik matahari Jumat siang tak menyurutkan langkah relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi dan Relawan PMI Pidie Jaya yang tergabung dalam TIM mobilisasi PMI Pusat pada respons Operasi Senyar, mereka tiba di Kecamatan Meureudu, Desa MNS Balek, membawa satu misi sederhana namun vital menyalurkan air bersih bagi warga yang membutuhkan.
Sejak pukul 13.05 WIB hingga 17.48 WIB, relawan yang tergabung dalam Tim Trif 1 dan Trif 2 mendistribusikan 10.000 liter air bersih kepada masyarakat. Pasokan tersebut menjangkau 683 kepala keluarga atau sekitar 1.270 jiwa, termasuk pelayanan untuk fasilitas umum Posko Pramuka yang menjadi pusat kegiatan warga.

Di titik distribusi, suasana penuh kebersamaan terasa kuat. Warga datang membawa ember, jeriken, dan galon, sementara relawan sigap mengatur antrean dan memastikan setiap keluarga mendapatkan air secara adil. Bagi sebagian warga, air bersih ini menjadi penopang utama kebutuhan memasak, minum, dan kebersihan di tengah keterbatasan akses yang mereka alami.
“Kami hanya menjalankan tugas kemanusiaan,” ujar dadan, salah satu relawan PMI Kota Sukabumi. Baginya, perjalanan jauh dan panas terik terbayar lunas ketika melihat warga pulang dengan wadah air yang terisi penuh.

Melalui Operasi Senyar, PMI terus mengerahkan kekuatan relawan lintas daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi. Kehadiran relawan PMI Kota Sukabumi di MNS Balek menjadi bukti nyata bahwa solidaritas kemanusiaan melintasi batas wilayah.
Sore itu, aliran air dari tangki PMI tidak hanya mengisi wadah-wadah kosong, tetapi juga menguatkan harapan warga bahwa kepedulian masih terus mengalir, seiring kerja kemanusiaan yang tak pernah berhenti.
Di lokasi distribusi, warga datang silih berganti membawa ember dan jeriken. Patimah, salah satu warga Desa MNS Balek, mengungkapkan bahwa bantuan air bersih dari PMI masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kebutuhan air bersih saat ini masih sangat dibutuhkan oleh warga. Air ini penting untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari seperti memasak, minum, dan kebersihan,” ujar Patimah.




