489960092 3111945029195886 8856229936973162724 N

Hari Anak Nasional 2025, PMI Kota Sukabumi Soroti Pentingnya Mitigasi Bencana Sejak Dini

KOTA SUKABUMI — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang jatuh pada 23 Juli mengusung tema besar “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Momentum ini dimanfaatkan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menegaskan pentingnya pendidikan kesiapsiagaan bencana sejak dini bagi anak-anak sebagai pilar masa depan bangsa.

Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan saat terjadi bencana. Namun dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dasar, mereka bisa menjadi agen perubahan sekaligus penyelamat bagi diri sendiri dan lingkungannya.

“Anak hebat bukan hanya yang cerdas secara akademik, tapi juga yang sadar lingkungan dan siap menghadapi bencana. Ini bagian penting dari membangun generasi tangguh,” ungkapnya, Rabu (23/7/2025).

PMI secara aktif menyelenggarakan edukasi kebencanaan melalui berbagai program, seperti simulasi evakuasi bencana di sekolah disemua tingkatan, dimulai dari tingkat Pendidikan usia Dini, Sekolah Dasar, sampai Sekolah SMA salahsatunya melalui  pelatihan Palang Merah Remaja (PMR), hingga pengenalan pertolongan pertama yang disesuaikan dengan usia anak.

Dalam kegiatan HAN tahun ini, PMI juga mengadakan kampanye edukatif bertajuk “Siaga Sejak Dini, Selamatkan Masa Depan” yang mengajak anak-anak mengenal berbagai jenis bencana, cara penyelamatan diri, dan pentingnya tolong-menolong saat darurat.

“Kami ingin membentuk karakter peduli, sigap, dan berdaya. Anak-anak yang memahami risiko bencana sejak dini, akan tumbuh menjadi warga negara yang tangguh,” tambahnya.

PMI menilai bahwa pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dengan membekali anak-anak keterampilan hidup yang mencakup literasi bencana. Sebab, Indonesia berada di kawasan rawan bencana yang menuntut seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siap siaga.

Dengan semangat Hari Anak Nasional, PMI mengajak semua pihak baik orang tua, guru, pemerintah, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

Hari Anak Nasional 2025, PMI Kota Sukabumi Soroti Pentingnya Mitigasi Bencana Sejak Dini

KOTA SUKABUMI — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 yang jatuh pada 23 Juli mengusung tema besar “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Momentum ini dimanfaatkan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menegaskan pentingnya pendidikan kesiapsiagaan bencana sejak dini bagi anak-anak sebagai pilar masa depan bangsa.

Ketua PMI Kota Sukabumi, Suranto Sumowiryo menyampaikan bahwa anak-anak merupakan kelompok paling rentan saat terjadi bencana. Namun dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dasar, mereka bisa menjadi agen perubahan sekaligus penyelamat bagi diri sendiri dan lingkungannya.

“Anak hebat bukan hanya yang cerdas secara akademik, tapi juga yang sadar lingkungan dan siap menghadapi bencana. Ini bagian penting dari membangun generasi tangguh,” ungkapnya, Rabu (23/7/2025).

PMI secara aktif menyelenggarakan edukasi kebencanaan melalui berbagai program, seperti simulasi evakuasi bencana di sekolah disemua tingkatan, dimulai dari tingkat Pendidikan usia Dini, Sekolah Dasar, sampai Sekolah SMA salahsatunya melalui  pelatihan Palang Merah Remaja (PMR), hingga pengenalan pertolongan pertama yang disesuaikan dengan usia anak.

Dalam kegiatan HAN tahun ini, PMI juga mengadakan kampanye edukatif bertajuk “Siaga Sejak Dini, Selamatkan Masa Depan” yang mengajak anak-anak mengenal berbagai jenis bencana, cara penyelamatan diri, dan pentingnya tolong-menolong saat darurat.

“Kami ingin membentuk karakter peduli, sigap, dan berdaya. Anak-anak yang memahami risiko bencana sejak dini, akan tumbuh menjadi warga negara yang tangguh,” tambahnya.

PMI menilai bahwa pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dengan membekali anak-anak keterampilan hidup yang mencakup literasi bencana. Sebab, Indonesia berada di kawasan rawan bencana yang menuntut seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siap siaga.

Dengan semangat Hari Anak Nasional, PMI mengajak semua pihak baik orang tua, guru, pemerintah, dan komunitas untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tangguh, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.

LOGIN

Scroll to Top