WhatsApp Image 2025 07 06 At 13.02.35 (1)

Hujan Deras Semalam, Satu Rumah Ambruk, Tiga Keluarga Terdampak

KOTA SUKABUMI — Hujan deras yang melanda Kota Sukabumi pada Ahad malam (6/7) mengakibatkan tanah longsor di Jalan Ciaul Pasir RT 004 RW 009, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole. Peristiwa tersebut menyebabkan satu rumah ambruk dan tiga kepala keluarga (KK) terdampak.

Rumah yang roboh dihuni oleh tiga keluarga, yakni Ibu Oneng, Ibu Susilawati, dan Ibu Anisa Juniar. Ketiganya berada di dalam rumah saat kejadian terjadi pada malam hari.

 

“Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, rumah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kamar tidur, kamar mandi, dan loteng. Luas kerusakan diperkirakan 6x5 meter persegi,” kata Komandan KSR PMI Kota Sukabumi, Muhammad Zakaria, yang akrab disapa Zack. (7/7).

Meski tidak ada korban jiwa, para korban kini harus mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta

Penanganan tanggap darurat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari perangkat kelurahan dan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas Sosial Kota Sukabumi, BPBD Kota Sukabumi, serta PMI Kota Sukabumi.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, PMI Kota Sukabumi menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 6 paket hygiene kit, untuk menunjang kebutuhan dasar dan menjaga sanitasi para penyintas yang disalurkan kepada penyintas dengan didampingi oleh Lurah Subangjaya dan Pengurus PMI Kecamatan dan Relawan SIBAT.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, BPBD Kota Sukabumi sudah mendistribusikan dan menyalurkan bantuan darurat berupa: 4 unit kasur, 2 unit terpal, 1 unit hygiene kit, 2 paket sembako
dan 4 unit selimut. Selain itu Dinas Sosial Kota Sukabumi telah menyalurkan betuhan kedaruratan lainnya sebagai upaya respon cepat kepada penyintas.

Pemerintah Kota Sukabumi melalui BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar terus meningkatkan kewaspadaan. Musim hujan masih berlangsung dan intensitas curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana susulan.

Hujan Deras Semalam, Satu Rumah Ambruk, Tiga Keluarga Terdampak

KOTA SUKABUMI — Hujan deras yang melanda Kota Sukabumi pada Ahad malam (6/7) mengakibatkan tanah longsor di Jalan Ciaul Pasir RT 004 RW 009, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole. Peristiwa tersebut menyebabkan satu rumah ambruk dan tiga kepala keluarga (KK) terdampak.

Rumah yang roboh dihuni oleh tiga keluarga, yakni Ibu Oneng, Ibu Susilawati, dan Ibu Anisa Juniar. Ketiganya berada di dalam rumah saat kejadian terjadi pada malam hari.

 

“Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, rumah mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kamar tidur, kamar mandi, dan loteng. Luas kerusakan diperkirakan 6×5 meter persegi,” kata Komandan KSR PMI Kota Sukabumi, Muhammad Zakaria, yang akrab disapa Zack. (7/7).

Meski tidak ada korban jiwa, para korban kini harus mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta

Penanganan tanggap darurat dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari perangkat kelurahan dan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas Sosial Kota Sukabumi, BPBD Kota Sukabumi, serta PMI Kota Sukabumi.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat, PMI Kota Sukabumi menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 6 paket hygiene kit, untuk menunjang kebutuhan dasar dan menjaga sanitasi para penyintas yang disalurkan kepada penyintas dengan didampingi oleh Lurah Subangjaya dan Pengurus PMI Kecamatan dan Relawan SIBAT.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, BPBD Kota Sukabumi sudah mendistribusikan dan menyalurkan bantuan darurat berupa: 4 unit kasur, 2 unit terpal, 1 unit hygiene kit, 2 paket sembako
dan 4 unit selimut. Selain itu Dinas Sosial Kota Sukabumi telah menyalurkan betuhan kedaruratan lainnya sebagai upaya respon cepat kepada penyintas.

Pemerintah Kota Sukabumi melalui BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar terus meningkatkan kewaspadaan. Musim hujan masih berlangsung dan intensitas curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana susulan.

Scroll to Top