KOTA SUKABUMI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terus menggencarkan edukasi kebencanaan bagi anak usia dini melalui program Sosialisasi dan Edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program ini dilaksanakan secara rutin setiap minggunya sejak Desember 2025 dan kini memasuki bulan kedua pelaksanaan.
Kegiatan edukasi SPAB ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara PMI Kota Sukabumi dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Sukabumi, sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana pada satuan pendidikan yang termasuk kelompok rentan, khususnya anak usia dini.

Pada pelaksanaan pekan ini, kegiatan dilaksanakan di Kober Riyadurrohman dan Kober Cahaya Hati, Kecamatan Lembursitu dengan melibatkan puluhan anak didik beserta guru pendamping. Edukasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Adapun materi yang diberikan meliputi pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Ayo Siaga Bencana, pertolongan pertama dasar, serta pengenalan layanan PMI, yakni layanan donor darah dan layanan ambulans gratis PMI. Seluruh materi disampaikan melalui metode bermain, bercerita, dan simulasi sederhana sesuai dengan usia peserta didik.

Relawan PMI juga menanamkan nilai kepedulian, keberanian, dan sikap saling tolong-menolong sejak dini. Kehadiran maskot badut Relawan PMI menambah antusiasme dan keceriaan anak-anak selama kegiatan berlangsung.
PMI Kota Sukabumi menilai bahwa satuan pendidikan, khususnya PAUD, merupakan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam upaya pengurangan risiko bencana. Oleh karena itu, edukasi yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana dan hidup sehat sejak dini.
Melalui program SPAB ini, PMI Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam upaya edukasi, pencegahan bencana, serta pelayanan kemanusiaan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan tangguh.




