WhatsApp Image 2026 06 29 At 09.42.57 (2)

Rumah Lansia Ambruk di Sukabumi, Menanti Uluran Tangan Semua Pihak

[atlasvoice]

KOTA SUKABUMI – Musibah datang tanpa diduga. Di tengah malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat, rumah sederhana milik seorang lansia di Kampung Citamiang, RT 02 RW 02, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, mengalami kerusakan setelah atap bagian belakang atau dapur roboh pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Rumah tersebut dihuni oleh Ihat Solihat, seorang warga lanjut usia yang selama ini tinggal di rumah sederhana. Saat kejadian, korban tengah berada di dalam rumah ketika suara keras dari arah belakang membangunkan dirinya. Atap dapur ambruk secara tiba-tiba dan merusak sebagian bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen awal, robohnya atap diduga disebabkan kondisi bangunan yang telah lapuk dimakan usia. Meski tidak menimbulkan korban, kerusakan yang terjadi membuat bagian dapur tidak lagi dapat digunakan dan meningkatkan risiko apabila hujan turun karena sebagian bangunan kini terbuka.

Mendapatkan laporan kejadian, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bersama PMI Kecamatan Citamiang segera bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban. Bantuan yang disalurkan berupa terpal untuk menutup sementara bagian rumah yang rusak, paket hygiene kit, beras, serta mi instan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Camat Citamiang bersama Lurah Citamiang dan diserahkan langsung kepada Ihat Solihat sebagai penerima manfaat. Kehadiran pemerintah wilayah bersama PMI menjadi bentuk sinergi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan bagi warga yang terdampak musibah.

 

Namun demikian, bantuan darurat hanyalah langkah awal. Kondisi rumah yang mengalami kerusakan membutuhkan penanganan lebih lanjut agar kembali layak dan aman untuk ditempati. Sebagai seorang lansia, Ihat Solihat memiliki keterbatasan untuk melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

Karena itu, kepedulian dari berbagai pihak sangat diharapkan. Dukungan dari pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, komunitas, maupun masyarakat diharapkan dapat membantu proses pemulihan rumah sehingga korban dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.

Sebelumnya
Selanjutnya

Rumah Lansia Ambruk di Sukabumi, Menanti Uluran Tangan Semua Pihak

KOTA SUKABUMI – Musibah datang tanpa diduga. Di tengah malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat, rumah sederhana milik seorang lansia di Kampung Citamiang, RT 02 RW 02, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, mengalami kerusakan setelah atap bagian belakang atau dapur roboh pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Rumah tersebut dihuni oleh Ihat Solihat, seorang warga lanjut usia yang selama ini tinggal di rumah sederhana. Saat kejadian, korban tengah berada di dalam rumah ketika suara keras dari arah belakang membangunkan dirinya. Atap dapur ambruk secara tiba-tiba dan merusak sebagian bangunan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen awal, robohnya atap diduga disebabkan kondisi bangunan yang telah lapuk dimakan usia. Meski tidak menimbulkan korban, kerusakan yang terjadi membuat bagian dapur tidak lagi dapat digunakan dan meningkatkan risiko apabila hujan turun karena sebagian bangunan kini terbuka.

Mendapatkan laporan kejadian, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi bersama PMI Kecamatan Citamiang segera bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban. Bantuan yang disalurkan berupa terpal untuk menutup sementara bagian rumah yang rusak, paket hygiene kit, beras, serta mi instan guna membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa tanggap darurat.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Camat Citamiang bersama Lurah Citamiang dan diserahkan langsung kepada Ihat Solihat sebagai penerima manfaat. Kehadiran pemerintah wilayah bersama PMI menjadi bentuk sinergi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan bagi warga yang terdampak musibah.

 

Namun demikian, bantuan darurat hanyalah langkah awal. Kondisi rumah yang mengalami kerusakan membutuhkan penanganan lebih lanjut agar kembali layak dan aman untuk ditempati. Sebagai seorang lansia, Ihat Solihat memiliki keterbatasan untuk melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

Karena itu, kepedulian dari berbagai pihak sangat diharapkan. Dukungan dari pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, komunitas, maupun masyarakat diharapkan dapat membantu proses pemulihan rumah sehingga korban dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.

Sebelumnya
Berikutnya
Scroll to Top