WhatsApp Image 2026 09 19 At 13.28.48

Refleksi 81 Tahun PMI, Mendengar Suara Disabilitas Menuju Kemanusiaan yang Inklusif

KOTA SUKABUMI — Memasuki usia ke-81 tahun, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan gerakan kemanusiaan yang inklusif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi dan Refleksi 81 Tahun PMI: Mendengar Suara Disabilitas, Membangun Kemanusiaan yang Inklusif, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI tingkat Kota Sukabumi.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk mendengarkan pengalaman, aspirasi, serta harapan penyandang disabilitas terhadap pelayanan dan gerakan kemanusiaan PMI ke depan.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Sukabumi, Sulaeman, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, keterlibatan tersebut perlu dibangun melalui ruang komunikasi dan kolaborasi yang terbuka, sehingga penyandang disabilitas tidak hanya dipandang sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang dapat berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan.

“Penyandang disabilitas ingin dilibatkan, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Kami juga memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan,” ujar Sulaeman.

Ia berharap refleksi tersebut dapat menjadi awal dari semakin kuatnya kolaborasi antara PMI dan komunitas disabilitas, termasuk dalam edukasi kebencanaan, kesiapsiagaan, pelayanan kemanusiaan, hingga pengembangan relawan yang inklusif.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 PMI Kota Sukabumi ini selanjutnya akan berlanjut menuju acara puncak yang dirangkaikan dengan Temu dan Latihan Gabungan (Latgab) SIBAT.

Temu dan Latgab SIBAT nantinya menjadi momentum mempertemukan para relawan SIBAT dari berbagai wilayah sekaligus memperkuat kapasitas, jejaring, semangat kebersamaan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 PMI Kota Sukabumi tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengar, belajar, memperkuat kolaborasi, dan menerjemahkan semangat kemanusiaan ke dalam aksi nyata.

Dari suara disabilitas hingga semangat para relawan SIBAT, 81 tahun PMI menjadi momentum untuk terus bergerak bersama membangun kemanusiaan yang inklusif.

Refleksi 81 Tahun PMI, Mendengar Suara Disabilitas Menuju Kemanusiaan yang Inklusif

KOTA SUKABUMI — Memasuki usia ke-81 tahun, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan gerakan kemanusiaan yang inklusif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan diskusi dan Refleksi 81 Tahun PMI: Mendengar Suara Disabilitas, Membangun Kemanusiaan yang Inklusif, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI tingkat Kota Sukabumi.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk mendengarkan pengalaman, aspirasi, serta harapan penyandang disabilitas terhadap pelayanan dan gerakan kemanusiaan PMI ke depan.

Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Sukabumi, Sulaeman, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, keterlibatan tersebut perlu dibangun melalui ruang komunikasi dan kolaborasi yang terbuka, sehingga penyandang disabilitas tidak hanya dipandang sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang dapat berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan.

“Penyandang disabilitas ingin dilibatkan, bukan hanya sebagai penerima manfaat. Kami juga memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan,” ujar Sulaeman.

Ia berharap refleksi tersebut dapat menjadi awal dari semakin kuatnya kolaborasi antara PMI dan komunitas disabilitas, termasuk dalam edukasi kebencanaan, kesiapsiagaan, pelayanan kemanusiaan, hingga pengembangan relawan yang inklusif.

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 PMI Kota Sukabumi ini selanjutnya akan berlanjut menuju acara puncak yang dirangkaikan dengan Temu dan Latihan Gabungan (Latgab) SIBAT.

Temu dan Latgab SIBAT nantinya menjadi momentum mempertemukan para relawan SIBAT dari berbagai wilayah sekaligus memperkuat kapasitas, jejaring, semangat kebersamaan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko bencana.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 PMI Kota Sukabumi tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengar, belajar, memperkuat kolaborasi, dan menerjemahkan semangat kemanusiaan ke dalam aksi nyata.

Dari suara disabilitas hingga semangat para relawan SIBAT, 81 tahun PMI menjadi momentum untuk terus bergerak bersama membangun kemanusiaan yang inklusif.

Scroll to Top