KOTA SUKABUMI – Warga Kampung Benteng Kidul RW 02, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi digegerkan dengan penemuan jenazah bayi yang diduga baru dilahirkan di aliran Sungai Anak Cipelang, Kamis (16/7/2026) sore.
Peristiwa memilukan itu bermula ketika sejumlah anak sedang berenang di sungai sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka melihat sebuah bungkusan plastik mencurigakan yang tersangkut di pinggir aliran sungai.
Merasa ada yang tidak biasa, anak-anak tersebut segera melaporkan temuannya kepada seorang tukang bangunan yang sedang bekerja di sekitar lokasi. Setelah diperiksa, bungkusan plastik tersebut ternyata berisi jenazah seorang bayi.

Temuan itu langsung mengundang perhatian warga dan diteruskan kepada aparat kepolisian serta ke Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi Petugas gabungan dari Polsek Warudoyong, Tim Inafis Polres Sukabumi Kota, PMi Kota Sukabumi aparat Kelurahan Dayeuhluhur, RT/RW setempat, dan warga kemudian melakukan penanganan di lokasi.
Staf Pelayanan Markas PMI Kota Sukabumi, Dinar Mochamad, mengatakan pihaknya menerima laporan dari relawan SIBAT Warudoyong dan langsung mengerahkan personel Posko untuk membantu proses evakuasi.
“Setelah menerima informasi dari relawan SIBAT, tim Posko PMI Kota Sukabumi segera menuju lokasi. Personel kami membantu proses evakuasi jenazah bayi bersama unsur kepolisian dan selanjutnya membawa jenazah ke Instalasi Jenazah RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Dinar.

Ia menambahkan, selama proses penanganan, PMI berkoordinasi dengan seluruh unsur yang berada di lokasi agar evakuasi dapat berjalan dengan cepat dan aman.
“PMI bertugas memberikan dukungan kemanusiaan pada proses evakuasi. Selanjutnya, penanganan dan penyelidikan menjadi kewenangan aparat kepolisian. Kami berharap peristiwa ini dapat segera terungkap sehingga masyarakat memperoleh kejelasan atas kasus tersebut,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Inafis Polres Sukabumi Kota masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab dan pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.