KOTA SUKABUMI — Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan (BHLK) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum melakukan kunjungan lapangan ke Kota Sukabumi untuk melihat implementasi Open RiverCam (ORC) PMI sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan teknologi pemantauan sungai dan sistem informasi hidrologi.
Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026) tersebut mempertemukan BHLK, Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Palang Merah Amerika (American Red Cross), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan sejumlah pemangku kepentingan terkait. Kegiatan difokuskan pada peninjauan lokasi ORC, observasi kondisi sungai serta pembahasan pengolahan dan pemanfaatan data hasil pemantauan.

Kepala Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan, Indra Kurniawan, hadir dalam kunjungan tersebut. Sementara dari PMI Kota Sukabumi hadir Ketua PMI Kota Sukabumi H. Suranto Sumowijoyo beserta jajaran.
Dalam kunjungan lapangan, tim melihat langsung lokasi pemasangan dan operasional ORC PMI serta membahas karakteristik lokasi pengamatan. Diskusi juga mencakup proses akuisisi citra dan video, pengolahan data serta potensi pemanfaatannya untuk mendukung informasi hidrologi.
BHLK Dukung Pengolahan dan Analisis Data
Hasil pertemuan menunjukkan adanya komitmen BHLK untuk mendukung PMI dalam pemrosesan dan analisis data ORC, melalui kerja sama dengan IPB.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan data yang dihasilkan oleh ORC dapat dikembangkan menjadi informasi yang memiliki nilai hidrologis dan dapat digunakan untuk mendukung pemantauan kondisi sungai.
BHLK juga melihat pengembangan ORC yang dilakukan PMI bersama IPB dan American Red Cross sejalan dengan kebutuhan penguatan sistem pemantauan hidrologi di Indonesia.
Teknologi tersebut dinilai berpotensi mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat sistem penilaian risiko banjir dan kekeringan, termasuk pengembangan sistem peringatan dini yang dapat mendorong tindakan antisipatif sebelum bencana terjadi.

Ketua PMI Kota Sukabumi, H. Suranto Sumowijoyo, Menyambut baik atas kedatangan dari Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan (BHLK) terkait pengembangan ORC yang saat ini di implementasikan oleh PMI Kota Sukabumi sebagai upaya PMI untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat berbasis data.
BHLK juga menyatakan kesiapannya untuk membantu proses validasi data ORC melalui pengukuran langsung kondisi muka air di sungai.
Data hasil pengukuran lapangan nantinya dapat dibandingkan dengan informasi yang diperoleh dari ORC. Perbedaan hasil pengukuran yang ditemukan dapat dianalisis menggunakan pendekatan dan perhitungan hidrologi.
Langkah tersebut penting untuk meningkatkan kualitas dan keandalan data yang dihasilkan teknologi ORC.
Berpeluang Direplikasi di Lokasi Lain
Tidak hanya membahas pengembangan ORC yang sudah berjalan di Kota Sukabumi, pertemuan tersebut juga mengidentifikasi peluang untuk memperluas penerapan teknologi tersebut.
BHLK menyampaikan ketertarikannya untuk mereplikasi satu hingga tiga perangkat ORC sebagai proyek percontohan. Replikasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai teknologi sekaligus mendukung pengembangan dan penyempurnaan sistem di masa mendatang.
Kepala Balai Hidrologi dan Lingkungan Keairan, Indra Kurniawan, hadir dalam kunjungan tersebut bersama jajaran terkait. Rombongan melakukan peninjauan terhadap lokasi pemasangan dan operasional ORC PMI, sekaligus mengamati kondisi sungai dan karakteristik lokasi pemantauan.
Dalam kunjungan tersebut, tim juga melakukan diskusi mengenai proses akuisisi citra/video dan pemanfaatannya untuk pemantauan kondisi sungai, termasuk potensi pemanfaatan data ORC untuk mendukung informasi hidrologi.
Indra mengatakan, kunjungan lapangan menjadi penting untuk melihat secara langsung bagaimana teknologi ORC diterapkan dan bagaimana data yang dihasilkan dapat dikembangkan untuk mendukung pemantauan sungai.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi pemantauan berbasis kamera dapat menjadi salah satu bagian dari penguatan sistem informasi hidrologi, khususnya dalam memperoleh gambaran kondisi sungai secara lebih cepat dan kontinu.
Dorong Sistem Peringatan Dini Berbasis Data
Secara keseluruhan, pertemuan antara PMI, BHLK, IPB dan American Red Cross menunjukkan peluang penguatan kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi untuk pengurangan risiko bencana.
Pengembangan ORC tidak hanya diarahkan untuk memantau kondisi sungai secara visual, tetapi juga untuk membangun ekosistem data yang menggabungkan pemantauan sungai, curah hujan, analisis hidrologi dan informasi peringatan dini.
Data yang terintegrasi diharapkan dapat membantu masyarakat dan pemangku kepentingan memahami perubahan kondisi hidrometeorologi secara lebih cepat sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi bencana.